Internet Ramai Karena Jejaring Sosial dan Pornografi



Umumnya orang browsing (internet) hanyalah untuk mengunjungi situs jejaring sosial dan situs negatif . Nah, kalau kedua jenis kategori konten seperti ini maka internet akan sepi. Sebenarnya saya sangat senang sekali jika situs negatif (porno, sara, dan sejenisnya, kecuali hacking) di blokir.
     Tapi disatu sisi merugikan penyedia web hosting dan operator serta mesin pencari, jadi sama saja tidak enaknya. Orang mengunjungi internet karena ingin mengupdate status di jejaring sosial / melihat gambar / video porno. Betul tidak. Dan situs jejaring sosial dan situs porno itu sangat digemari oleh para netter.
     Kita flashback saja ke masa 2009 disaat pemerintah Cina mengetatkan peraturan tentang penyensoran internet, yaitu pornografi. Sehingga membuat Pemerintah China mengusir Google dari Cina.
     Saya sangat setuju atas tindakan yang dilakukan oleh pemerintah China. Jika situs porno tidak diblokir maka akan merusak saya dan teman-teman saya (pemuda). Ingat kemajuan suatu bangsa itu ada di para pemudanya. Jika pemudanya maju maka bangsa tersebut akan maju. Dan jika pemudanya kacau maka pemudanya akan kacau juga.
     Sebenarnya yang membuat kacau dan baiknya para pemuda itu adalah para generasi tuanya. Jika generasi tuanya benar maka pemudanya akan benar juga. Dan jika generasi tuanya kacau maka pemudanya akan kacau juga.
     Jadi kepada orang tua tua / yang lebih tua mohon tunjukkan sifat baikmu / kebaikkanmu dihadapan para pemuda agar kami menjadi manusia yang lebih baik lagi dan manusia yang berakhlak.

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

1 Response to "Internet Ramai Karena Jejaring Sosial dan Pornografi"

  1. DreamHost is definitely the best hosting company with plans for any hosting needs.

    BalasHapus

Ayo Komentar. Karena Komentar Anda Begitu Berharga. :)